Showing posts with label BISNIS. Show all posts
Showing posts with label BISNIS. Show all posts

PLN PINANG CABUT SUBSIDI 14.440 PELANGGAN

17:54 0


General Maneger (GM) PLN Area Tanjungpinang, Armunanto mengatakan di Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang ada 14.440 rumah tangga pengguna listrik yang akan dicabut subsidinya oleh negara. Ditegaskannya, kebijakan ini adalah untuk mencegah adanya kebocoran anggaran subsidi. Sehingga perlu dilakukan subsidi tepat sasaran.

“Kami sudah melakukan pencocokan data terkait rumah tangga yang layak mendapatkan subsidi atau yang tidak. Khusus bagi pelanggan RI (rumah tangga) 900 va,” ujar Armunanto menjawab pertanyaan Batam Pos, Rabu (18/1) di Tanjungpinang.

Menurut Armunato, kebijakan pencabutan subdisidi akan dilakukan dalam tiga tahap. Tahap terakhir akan dilakukan pada Mei mendatang, sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat. Masih kata Armunanto, untuk Pulau Bintan, yakni Tanjungpinang dan Bintan terhadap 63.966 rumah tangga yang menggunakan 900 va. Di Kabupaten Bintan terdapat pelanggan 37.859. Sedangkan di Tanjungpinang ada 20.877 pelanggan.

“Selebihnya berada di luar Pulau Bintan. Adapun jumlah pelanggan yang diharapu atau dicabut subsidinya untuk Area Tanjungpinang adalah 43.227. Kabupaten Bintan 26.191. Sementara Tanjungpinang ada 14.440 rumah tangga,” papar Armunanto.

Terpisah, Anggota DPRD Kepri dapil, Tanjungpinang Rudy Chua mengatakan, ditengah kelesuan ekonomi sekarang ini tentu akan menjadi beban tersendiri terutama bagi masyarakat yang berpendapatan rendah. Karena selama ini msh mendapat subsidi dari pemerintah. Menurut Rudy, dampaknya akan terasa akhir Januari pada saat pembayaran nanti.

“oleh karena itu dihimbau untuk melakukan penghematan agar tidak kaget saat melakukan pembayaran untuk tagihan bulan Januari nanti. Karena memang, subsidi yang diberikan hanya dinikmati bagi kalangan mampu,” ujar Rudy Chuar di Kantor DPRD Kepri, kemarin.

Seperti diketahui, Pemerintah pusat membuat kebijakan tegas untuk mencegah terjadinya kebocoran anggaran negara dalam memberikan subsidi m masyarakat. Sampai Mei 2017 mendatang, sebanyak 19 rumah tangga akan terkena dampak pencabutan subsidi listrik oleh Pemerintah. Dari jumlah tersebut sebagiannya ada di Provinsi Kepri.

PEMERINTAH TEGASKAN TAK ADA KENAIKAN ELPIJI 3 KG

12:34 0

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa Pemerintah belum memutuskan untuk menaikkan harga Elpiji bersubsidi atau Elpiji 3 kilogram (kg). Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmaja mengatakan, saat ini belum ada perubahan harga elpiji yang dibungkus dengan tabung berwarna hijau tersebut. "Saat ini belum ada perubahan," kata Wiratmaja, saat berbincang dengan kami, di Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Para pedagang Elpiji pun juga senada dengan Wiratmaja. Pengecer Elpiji di kawasan Ciracas, JakartaTimur ,‎Syafi'i (35) mengatakan, harga Elpiji 3 kg masih tetap atau tak naik. "Tidak ada kenaikan, masih Rp 19 ribu per tabung," tegasnya.‎Hal yang sama diakui oleh Penjual elpiji di kawasan Mampang, Jakarta Selatan Yosi (62). Dia menepis adanya kenaikan harga Elpiji bersubsidi. Dia menegaskan, harga Elpiji 3 kg masih tetap, saat ini dijual Rp 16 ribu per tabung. "Harganya masih tetap Rp 16 ribu per tabung. Belum ada itu kenaikan," tutup Yosi.

Sebelumnya pada 15 Desember 2017, PT Pertamina (Persero) berencana meluncurkan produk baru Elpiji 3 kg non subsidi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Adapun harga elpiji 3 kg non subsidi ini sekitar Rp 17.000 per kg.

Direktur Pemasaran PT Pertamina M Iskandar mengatakan, produk baru tersebut guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang tidak bisa lagi menggunakan elpiji 3 kg bersubsidi, jika pemerintah jadi menerapkan kebijakan penyaluran subsidi tepat sasaran.

"Kan kalau pemerintah terapkan subsidi tertutup kan kita segera siapkan percepatan untuk itu. Karena kan ada masyarakat yang enggak dapat cepat yang enggak dapat ini," ujar Iskandar di Jakarta, Kamis (15/12/2016).

Namun, menurut Iskandar, Pertamina masih menunggu keputusan pemerintah sebelum meluncurkan produk baru ini. Pemerintah rencananya akan menetapkan penyaluran subsidi tepat sasaran, sebagai mekanisme penyaluran subsidi tertutup pada Elpiji 3 kg.